Pendemo Ungkap Ada Permainan Uang Dalam Kelulusan Honorer K-2 Jadi PNS

Pendemo Ungkap Ada Permainan Uang Dalam Kelulusan Honorer K-2 Jadi PNS
Para honorer K-2 berunjuk rasa di depan gedung DPRK Aceh Barat |Foto: Ist

SEURAMOE MEULABOH – Para hanorer Katagori Dua (K-2) Senin (19/11/2018) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRK Aceh Barat. Mereka menduga ada permainan “kotor” dalam kelulusan ASN K-2.

Para pendemo menyatakan, untuk lulus menjadi PNS para honorer harus membayar uang pelicin kepada oknum tertentu dengan jumlah bervariasi, mulai dari Rp 15 hingga Rp 45.

Sebagai bukti, para pendemo memperlihatkan foto copy tanda terima uang dari honorer lengkap dengan nama penerimanya kepada awak media yang meliput acara tersebut.

Marunduri salah seorang peserta aksi mengaku terpaksa memperlihatkan bukti adanya permainan uang dalam penerimaan CPNS di Aceh Barat agar persoalan ini dapat dituntaskan.

“Kami kecewa, karena sejak tahun 2025 hingga kini tidak ada kejelasan,” kata Marunduri kepada awak media.

Sebetulnya, pada tahun 2015, Pemkab Aceh Barat dan DPRK berkomitmen mengusut honorer siluman, namun pada kenyataan hingga saat ini belum ada aksi nyata, padahal terindikasi ada honorer K2 lulus secara diam-diam.

Para pendemo mengatakan pada Kamis depan (22/11/2018) mereka akan kembali menggelar aksinya ke gedung DPRK menuntut agar persoalan kelulusan K2 yang diduga bermasalah dapat diselesaikan. (*)

(SRM/HRO)

Rubrik:Aceh Barat

Komentar

Loading...