Pembukaan Jalan Kecamatan Louser Disinyalir Tumpang Tindih Anggaran

Pembukaan Jalan Kecamatan Louser Disinyalir Tumpang Tindih AnggaranKolase
Foto plang pembangunan jalan dan jalan yang sedang dibangun di Kecamatan Louser, Agara.

SEURAMOE KUTACANE – Proyek pembukaan Jalan Kecamatan Louser Aceh Tenggara (Agara) oleh Dinas PUPR setempat dinilai tumpang tindih.
Soalnya, jalan tersebut telah dibangun empat bulan lalu menggunakan Dana Desa (DD) Bukit Bintang Indah tahun 2019 sebesar Rp 84.000.000.

Untuk jalan yang telah dibangun dengan DD, Dinas PUPR Agara kembali menggelontorkan dana sebesar Rp. 290.460.000 bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2019.

Sekretaris Desa Bintang Bukit Indah, Abdul Mutalib mengatakan bahwa jalan menuju Dusun Gajah Mati tersebut telah dibuka sepuluh tahun silam.

“Empat bulan lalu, kita kerjakan lagi menggunakan dana desa tahun 2019 dengan menggunakan alat berat,” kata Abdul Mutalib kepada Seuramoeaceh.com, Rabu (15/01/2020).

Anehnya menurut Abdul Mutalib, jalan itu dikerjakan lagi oleh pihak PUPR.

“Jadi kan hasil kerja kami tidak kelihatan nanti dikira masyarakat kami menyelewengkan dana desa,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPC Komunitas Pemantau Korupsi Nusantara (KPK-N) Agara sangat menyanyangkan pengerjaan jalan yang telah siap dikerjakan oleh Desa.

“Ini kan sama saja halnya dengan ‘buang-buang anggaran’, sementara masih banyak daerah lain memerlukan perawatan dan pemeliharaan jalan”. Sebut Junaidi.

Seharusnya lanjut Junaidi, pemerintah cermat dalam mengajukan proyek kegiatan agar tidak terbentur dengan anggaran lain atau tumpah tindih anggaran.

Kepala Dinas PUPR Agara H. Rasyid Effendi yang dihubungi Seuramoeaceh.com, dikantornya tidak berhasil. Dihubungi melalui seluler tidak diangkat.(**)

Komentar

Loading...