Pemberdayaan Ekonomi Harus Menjadi Perioritas Dalam ABPA 2019

Pemberdayaan Ekonomi Harus Menjadi Perioritas Dalam ABPA 2019
Teuku Mursalin SH, M.Kn |Foto:Seuramoe/Firdaus NB

SEURAMOE SUKA MAKMUE – Teuku Mursalin SH, M.Kn, menyatakan sependapat dengan pendapat Dr. Taufi A. Rahim, yang mengingat legislatif dan eksekutif Aceh, agar tidak membahas APBA 2019 di"menit terakhir".

Hal tersebut untuk menghindari keterlambatan pelaksanaan proyek anggaran tahun berjalan, dan penyerapannya bisa maksimal sesuai dengan master plan yang telah disepakati.

“Ini penting, agar rendahnya serapan anggaran seperti tahun 2018, tidak terulang lagi di APBA 2019,” kata Teuku Mursalin dalam bincang-bincang dengan Seuramoe, Minggu (22/10/2018)

Pada sisi lain, Teuku Mursalin meminta eksikutif dan legislatif untuk mengalokasi anggaran kepada sektor belanja publik harus lebih besar dari belanja aparatur.

Ini bertujuan tambah Koorda ICMi Nagan Raya, untuk memberdayakan ekonomi masyarakat dalam upaya mengatasi pengangguran dan pengentasan kemiskinan.

“Menurut hemat saya, pengangguran dari tahun ke tahun terus meningkat terutama pengangguran dikalangan intelektual,” ungkap Teuku Mursalin.

Karena itu, Teuku Mursalin kembali mengingatkan agar dalam penyusunan anggaran 2019, lebih memperioritaskan pada sektor pemberdayaan ekonomi rakyat.

“Masih banyak kaum dhuafa di seantero Aceh membutuhkan perhatian pemerintah untuk membebaskan mereka dari jurang kemiskinan,” tegas Teukus Mursalin. (*)

Tim Liputan

Rubrik:Nagan Raya

Komentar

Loading...