PDBI Aceh Selatan Kecewa Terhadap SIkap KONI

PDBI Aceh Selatan Kecewa Terhadap SIkap KONI
Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Aceh Selatan sedang menggelar latihan di lapangan basket Taman Pala Indah Tapaktuan. Rabu (24/10/2018). | SEURAMOE/SYAFRUDDIN A

SEURAMOE, TAPAK TUAN – Persatuan Dram Band Indonesia (PDBI) Aceh Selatan kecewa terhadap sikap KONI kabupaten setempat.

Pasalnya, hingga saat ini Koni Aceh Selatan belum juga mengeluarkan surat izin sekolah kepada para atlit yang notabene merupakan siswa sekolah menengah atas (SMA) sederajat.

“Sehingga latihan ini dilaksanakan pada malam hari, demi mengejar target dan prestasi di PORA XIII Aceh Besa,” Terang Ridho Vahlevi kepada Seuramoe Aceh saat ditemui disela latihan di lapangan basket Taman Pala Indah Tapaktuan. Rabu (24/10/2018).

Menurutnya, latihan pada malam hari sangat membuat kewalahan para atlit sendiri, “apalagi Latihan ini tidak hanya melatih gerakkan, irama dan nada tapi juga mengasah psikologis untuk kesehatan fisik dan mental para atlit,” tambahnya.

Tidak hanya itu saja, Pelatih PDBI Aceh Selatan tersebut juga mengeluhkan peralatan yang saat ini digunakan oleh para atlit drum band dalam latihan.

“Peralatan latihan pun tidak memadai seperti Perkusi dan terumpet Tuba yang kita pinjam dari sekolah SMA Insan Madani kondisinya sudah usang padahal 2 alat ini sangat fatal dan wajib apa bila tidak ada sudah pasti di diskualifikasi tidak bisa ikut bertanding,” Pungkasnya.

Pihaknya juga sudah pernah mengajukan permohonan kepada pihak Koni dan Dispora untuk membantu menyediakan peralatan yang standar dan memadai.

“Kami sudah berusaha mengajukan Proposal jauh sebelum ini dimasukkan, baik itu Ke Dispora maupun KONI tapi sampai saat ini belum ada kepastian,” Tuturnya.

Namun demikian, semangat latihan para atlit tidak berkurang bahkan semakin bertambah walaupun menggunakan alat seadanya.

“Semoga harapan kami ini bisa terealisasi secepatnya,” Tutupnya.(*)

(SRM/SA)

Rubrik:Nanggroe

Komentar

Loading...