Melanggar Aturan, APK Dipasang di Pohon Belum Ditertibkan

Melanggar Aturan, APK Dipasang di Pohon Belum Ditertibkan
Spanduk KIP Nagan Raya dipasang di pohon dengan cara memaku. |Foto: Seuramoe/Firdaus NB

SEURAMOE SUKA MAKMUE – Meski Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) melarang memasang alat peraga kampanye (APK) di pohon atau menjadikan pohon sebagai penopang pemasangan APK. Namum pohon dikiri-kanan jalan di Nagan Raya kini dipenuhi gambar Caleg.

Pantau Seuramoe, hampir di semua ruas jalan terutama di lintasan jalan Nasional Meulaboh-Tapak Tuan, banyak APK berupa baleho kecil dan spanduk para calon legislatif dipasang dipohon dengan cara memaku. Ini selain berdampak buruk bagi lingkungan, juga merusak keindahan dan kenyamanan.

"Ini miris sekali. Dengan memaku foto Caleg dipohon, adalah bukti betapa miskinnya wawasan lingkungan hidup seorang calon anggota dewan," kata Yusnaidi, seorang warga.

Sama hal dengan Caleg, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Nagan Raya juga ikut menjadikan pohon sebagai penompang alat sosialisasi Pemilu. Seperti terlihat didepan Kantor Keuchik Babah Dua Kecamatan Tadu Raya, sebuah spanduk KPU/KIP di pasang dipohon dengan cara memaku.

Padahal Bawaslu telah mensosilisasikan larangan semua yang berbau alat peraga kampanye dan bahan kampanye dari kontestan peserta Pemilu 2019 memasang atau meletakkan di Pohon, Taman Kota, Tempat Ibadah, Rumah Sakit dan Bangunan Pemerintah.

Hingga berita ini diturunkan, Seuramoe belum berhasil melakukan konfirmasi dengan pihak Bawaslu dan KIP Nagan Raya. (*)

Rubrik:Politik

Komentar

Loading...