Ketua Organda " Larangan Mudik Lebaran, Tidak Memberi Solusi Bagi Pekerja Transportasi"

Ketua Organda " Larangan Mudik Lebaran, Tidak Memberi Solusi Bagi Pekerja Transportasi"
Satu unit bus ALS jurusan Jakarta-Medan disuruh memutar balik ketika hendak masuk kawasan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Sumatera Barat, di Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, Rabu (29/4/2021) Republika/Febrian Fachri.

SEURAMOE MEDAN - Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Kota Medan, Sumatera Utara Menilai aturan mudik lebaran hanya sebatas melarang tanpa adanya solusi bagi pekerja transportasi.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Organda Kota Medan Mont Gomery Munthe kepada wartawan sebagaimana yang dikutip seuramoaceh.com Jum'at (30/4/2021) dari suara.com.

"Pemerintah cuma sebatas melakukan pelarangan mudik, tanpa memberikan solusi bagi pekerja transportasi," keluhnya.

Mont Gomery Munthe, menyebut, untuk saat ini ada sekitar 1.000 armada bus mangkrak di wilayah setempat akibat adanya larangan mudik Lebaran pada 6-17 Mei 2021.

"Ada 1.000 bus AKAP tidak jalan. Jika kita kalikan empat orang supir dan kernet, maka ada 4.000 orang tidak berpenghasilan," tuturnya.

Halaman12
Sumber:suara.com

Komentar

Loading...