Jembatan Mugo Rayeuk Patah, Ini Kata Kadis PUPR Aceh Barat

Jembatan Mugo Rayeuk Patah, Ini Kata Kadis PUPR Aceh Barat
Kondisi jembatan di desa Moga Rayeuk, selain sudah patah, papan penyangga dan pagar jembatan sudah laput. |Foto: Seuramoe/SA

SEURAMOE MEULABOH – Tidak bisa dilaluinya kenderaan roda empat melalui jembatan kayu di desa Mugo Rayeuk bukan karena jembatan tersebut patah, tapi disebabkan ada jembatan gantung yang hanya bisa dilalui kenderaan roda dua.

Hal itu dikatankan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat H. Bukhari ST, menanggapi peberitaan Seuramoe terkait patahnya jembatan penghubung antara desa Mugo Rayeuk dengan desa Blang Teungeuh.

“Walaupun jembatan itu kita perbaiki namun kenderaan roda empat tetap tidak bisa melintasinya, karena di depan ada jembatang  gantung berukuran 1,2 meter yang hanya bisa dilewati kenderaan roda dua,” jelas Bukhari kepada Seuramoe.

Pun demikian tambah Bukhari, tahun 2019 pihak Dinas PUPR akan memperbaiki jembatan patah tersebut.

Bukhari menambahkan, bagi mobil mini bus atau L-300, Tambah Bukhari, bisa melewati jalur desa Sibintang karena tahun lalu pihak PUPR telah merehab dua unit jembatan kayu di lintas desa Blang Teungeuh.

Sebagai mana diberitakan Seuramoe sebelumnya, jembatan yang menghubungkan dea Mugo Rayeuk dengan desa Blang Teungeuh Kecamatan Panton Reu Aceh Barat sangat memprihatinkan.

Selain sudah patah, papan penyangga dan pagar jembatan yang panjang 6 meter itu sudah laput. Dikhawatirkan, bila jembatan tersebut tidak segera diperbaiki akan memakan korban.(*)

(SRM/SR)

Rubrik:Aceh Barat

Komentar

Loading...