Jalan Menuju Destinasi Wisata Goa Kolam Perlu di Benahi

Jalan Menuju Destinasi Wisata Goa Kolam Perlu di Benahi
Objek wisata Goa Kalam yang berada di Desa Jambo Apha, kecamatan Tapaktuan, Aceh Selatan. | SEURAMOE/SYAFRUDDIN A

SEURAMOE TAPAKTUAN – Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Aceh Selatan May Fendri, meminta Pemkab setempat membangun akses  jalan menuju lokasi objek wisata Goa Kalam, di hulu sungai Lubuk Seumerah, Gampong Jambo Apha, Kecamatan Tapaktuan kabupaten setempat.

Menurutnya, karena belum adanya sarana dan prasaran penunjang terutama sarana transportasi membuat destinasi Goa Kalam, tidak banyak dikunjungi oleh para wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

“Karena belum adajalan tembus dan beratnya medan menuju Goa Kolam, membuat kepopuleran objek wisata legenda itu mulai memudar," katanya kepada Seuramoe, Jum'at (09/11/2018)

Padahal lanjutnya, keindahan panorama alam di sepanjang Goa Kolam, ditambah kolam-kolam kecil sebagai tempat pemandian dan air terjun, objek wisata alam itu memiliki daya tarik tersendiri.

Tapi karena belum ada akses jalan, serta harus melalui jalan kecil bebatuan dan licin, membuat pengunjung enggan kesana. Untuk menuju Goa Kolam, dibutuhkan satu hingga dua jama jalan kaki. Tapi bila sudah ada  jalan, mungkin rentang waktu tempuh bisa lebih cepat.

Objek wisata Goa Kalam adalah objek wisata tertua yang dulu pernah populer dikalangan wisatawan lokal, maupun manca negara. Tetapi saat ini kondisinya seperti diabaikan, seiring munculnya objek - objek wisata baru di Aceh Selatan.

"Untuk itu, kita minta Pemkab Aceh Selatan untuk membangun jalan tembus sekira 1,5 kilo meter menuju ke lokasi objek wisata Goa Kalam. Supaya keberadaan Goa Kalam itu dapat dilihat oleh pengunjung," harapnya.

Pada era tahun 80-an disekitar kawasan pergunungan itu pernah ada jalan tikus yang dilalui masyarakat Desa Panton Luas dengan berjalan kaki untuk menuju ke Desa Jambo Apha, maupun ke pusat kota Tapaktuan.

Tetapi setelah dibukanya jalan baru di lintasan antara PT ADI Gampong Lhok Bengkuang dan Gampong Panton Luas. Hingga kini jalan tikus itu tak pernah dilalui oleh masyakat lagi.

"Seandainya saja jika Pemkab Aceh Selatan membangun jalan baru di lintasan pergunungan Goa Kalam tembus ke Gampong Panton Luas. Bisa jadi sebagai jalan alternatif bagi masyarakat Panton Luas jika sewaktu - waktu jalan di lintasan PT ADI longsor tidak bisa dilalui seperti sekarang ini," tutupnya.

(SRM/SA)

Komentar

Loading...