JaDi: Pilkada Nagan Raya Bisa Dilaksanakan Pada Tahun 2022

JaDi: Pilkada Nagan Raya Bisa Dilaksanakan Pada Tahun 2022
Said Mudhar M.Pd Ketua jaringan Demokrasi Indonesia (JaDi) Nagan Raya, Said Mudhar M.Pd. |Foto: SEURAMOE/IST

“Ini kita dasari pada Undang-undang Nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh. UUPA adalah bersifat khusus (lex specialis),

SEURAMOE SUKA MAKMUE - Pilkada di Kabupaten Nagan Raya bisa saja dilaksanakan pada tahun 2022 dan tidak harus menunggu Pilkada serentak secara nasional pada tahun 2024.

Hal itu disampaikan oleh Ketua jaringan Demokrasi Indonesia (JaDi) Kabupaten Nagan Raya, Said Mudhar M.Pd kepada Seuramoeaceh.com, Minggu, (10/11/2019)

“Ini kita dasari pada Undang-undang Nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh. UUPA adalah bersifat khusus (lex specialis),” katanya.

Menurutnya, dalam UUPA dan Qanun sudah jelas di atur tentang itu. Tinggal KIP melaksanakan koordinasi dengan pihak terkait  untuk memapaparkan mekanisme Pilkada menurut UUPA dan Qanun yang mengatur penyelenggara Pemilu dan Pilkada di Aceh.

“Harus disampaikan secara mendetil bagaimana kalau Pilkada dilaksanakan pada tahun 2022 dan bagaimana kalau Pilkada dilaksanakan pada tahun 2024,” ujarnya.

Rapat koordinasi dengan Forkopimda jelasnya, itu harus melibatkan DPRK, Panwaslu, Pimpinan Parpol, LSM, akademisi, perwakilan mahasiswa, perwakilan tokoh masyarakat.

Daerah bisa melaksanakan Pilkada terpisah dari nasional dengan syarat pemerintah daerah harus mengalokasikan anggaran melalui APBK untuk pilkada sesuai dengan perencanaan KIP, Panwas dan anggaran untuk pengamanan, tidak membebankan anggaran APBN.

“Dalam hal ini hasil keputusan rapat koordinasi tersebut disampaikan ke KIP Aceh dan KIP Aceh kemudian menyampakaikan dalam rapat koordinasi tingkat Provinsi,” jelasnya.

KIP Aceh menyusun tahapan pilkada Aceh tahun 2022 dengan KIP Kabupaten/kota dan panwaslu sebagai dasar hukum pelaksanaan tahapan pilkada Aceh.

“Pemangku kepentingan di Aceh harus bisa meyakinkan pemerintah pusat bahwa Aceh bisa melaksanakan pilkada tahun 2022 di Aceh dengan mandiri, jujur dan adil,” pungkasnya. (*)

Komentar

Loading...