DLHK Nagan Raya Akan Mengimput Data Limbah PT BSP

DLHK Nagan Raya Akan Mengimput Data Limbah PT BSP
Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Nagan Raya, Bukhari SE. |Foto: Seuramoe/Firdaus NB

SEURAMOE SUKA MAKMUE – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten (DLHK) Nagan Raya akan turun langsung kelapangan untuk melihat proses penyaringan dan pengelolaan limbah PT BSP di desa Babah Dua Kecamatan Tadu Raya.

Diduga keras PT BSP telah membuang limbah secara langsung ke sungai Krueng Trang sehingga menimbulkan keresahan bagi warga setempat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten (DLHK) Kabupaten Nagan Raya, Bukhari SE, yang duhubungi Seuramoe, Kamis (24/10/2018) berjanji akan turun untuk melihat langsung kondisi kekinian limbah PT BSP.

“Kita akan turun ke lapangan mungkin haris Senin depan,” kata Bukhari saat ditemui Seuramoe diruang kerjanya.

Dua hari lalu, Bupati Nagan Raya HM Jamin Idham SE, dihadapan wartawan cetak, elektronik dan online berjanji akan memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup untuk turun kelapangan melihat limbah perusahaan tersebut.

“Bila perlu saya sendiri akan turun,” kata Bupati. Penegasan itu disampaikan Bupati dalam menjawab pertanyaan wartawan terkait limbah PT BSP dalam acara kopi bersama wartawan Rabu (24/10/2018).

Sebelumnya, sejumlah pihak di Nagan Raya mulai Ketua Koorda ICMI, Teuku Mursalin SH, M.Kn, Ketua DPD PKS, Abdi Yusrizal, Ketua DPW FPI, Neldy Isnayanto hingga aktivis muda Nagan Raya Herdianto telah menindak tegas PT BSP yang telah berulang-ulang membuang limbah ke sungai.

Sementara Humas PT BSP Tantawi membantah bila benda cair berwana hitam pekat dan terkadang berwarna putih kelabu yang dibuang kedalam Krueng Trangitu limbah. "Itu bukan limbah tapi air cucian pabrik,” kata Tantawi  kepada Seuramoe, Kamis (19/20/2018) lalu.(*)

Komentar

Loading...