Di Amerika Serikat, Pembakar Masjid Di Hukum 24 Tahun

Di Amerika Serikat, Pembakar Masjid Di Hukum 24 Tahun
Ilustrasi

SEURAMOE NEW YORK – Marq Peres (26) di jatuhi hukuman 24 tahun penjara karena terbukti dengan sengaja membakar masjid Victoria Islamic Center, yang berada 200 kilometer di Barat Daya Houston pada tahun 2017 lalu.

Kasus pembakaran masjid oleh kelompok-kelompok Hak Asasi Manusia (HAM) dianggab sebagai bagian dari islamophobia yang marak di Amerika Serikat.

Terungkap dalam persidangan, sepekan sebelum beraksi, Marq melakukan pengintaian di dalam dan luar masjid. Ia memudian membakar kertas menggunakan korek apa kemudia melemparkan kedalam masjid.

“Tindakan itu tidak bisa dibenarkan karena semua orang di negara ini memiliki hak untuk beribadah secara bebas tanpa kekerasan,” kata Asisten Jaksa Penuntut Umum, John Gore.

Beberapa saksi mengatakan, Perez ingin “mengirim pesan kekerasan” kepada umat Islam. Perez kerap menggunakan istilah-istilah yang anti-Muslim.

Sementara agen FBI Edward mengatakan, Perez berusaha untuk memicu terror. Tapi itu tidak boleh.  “Tak seorang pun di negeri ini harus ketakutan saat menjalankan ajaran agama secara terbuka atau menunjukkan keyakinannya,” tambah Michel.

Hakim Pengadilan Distrik AS John Rainey mengatakan bahwa kejahatan kebencian dianggap “kanker bagi masyarakat kita dan tindakan itu tidak dapat diubah dalam masyarakat”, katanya (*)

Komentar

Loading...