Buang Limbah ke Sungai, FPI Nagan Ancam Geruduk PT BSP

Buang Limbah ke Sungai, FPI Nagan Ancam Geruduk PT BSP
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (DPW-FPI) Nagan Raya Neldi Isnayanto |Foto: Serameo/Firdaus NB

SEURAMOE SUKA MAKMUE – Front Pembela Islam (FPI) Nagan Raya mengingatkan menangemen Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Beutara Subur Persada, (PT BSP) untuk bertanggung-jawab atas potensi kerusakan lingkungan terutama biodata air akibat membuang limbah ke sungai.

Hal itu disampaikan oleh Ketua DPW FPI Nagan Raya, Neldi Isnayanto dalam merespons keresahan warga Babah Dua Kecamatan Tadu Raya atas dugaan sungai Krueng Trang tercemar limbah industri sawit milik PT BSP.

Abu Nagan, panggilan akrab Neldi Isnayanto mengingatkan perusahaan tersebut agar jangan hanya mengambil keutungan di Nagan Raya, tapi tidak peduli terhadap kerusakan lingkungan itu sendiri.

“Saya berharap PT BSP harus bertanggung-jawab, sebelum kami bertindak dan meminta pemerintah untuk menghentikan operasionalnya,” kata Neldy, Jumat malam (19/10/2018).

PT BSP tambah Neldi wajib menjaga kelestarian lingkungan dengan mengelalola limbah yang ramah lingkungan, sebagai mana peranah diingatkan oleh Wakil Bupati Nagan Raya.

“Jangan hanya mengambil hasil saja, sementara masyarakat menjadi korban akibat limbah. Kami akan menindak lanjuti keresahan warga dengan memantau langsung limbah tersebut,” pungkas Neldi. (*)

Komentar

Loading...