Berpotensi Konflik, MPU Aceh Barat rekomendasikan penghentian pengajian di sebuah Mushalla

Berpotensi Konflik, MPU Aceh Barat rekomendasikan penghentian pengajian di sebuah Mushalla
Ketua MPU Aceh Barat, Tgk.H.Abdurrani Adian. FOTO : kompas.com

SEURAMOE MEULABOH - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat merekomendasikan penghentian aktivitas pengajian sebuah organisasi keagamaan di Mushalla Jabir Al Ka'biy Meulaboh, berlokasi di Desa Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan.

Hal tersebut disampaikan Ketua MPU Aceh Barat, Tgk.H. Abdurrani Adian Selasa. (25/5/2021) saat menghadiri rapat bersama Forkompimda, unsur FKUB Aceh Barat, pejabat pemerintah, ulama, tokoh masyarakat, dan pihak terkait lainnya.

"Rekomendasi ini kami sampaikan karena aktivitas pengajian di Mushalla Jabir Al Ka'biy sudah sangat meresahkan masyarakat, dan berpotensi terjadinya konflik di masyarakat," ujarnya.

Tambah Tgk, Abdurrani Adian, rekomendasi penghentian pengajian tersebut dilakukan setelah MPU menerima pengaduan dari ratusan masyarakat, dan melakukan kajian serta musyawarah guna mengambil solusi terbaik atas persoalan tersebut.

Sementara itu, perwakilan masyarakat Drien Rampak, Meulaboh yang juga Imam Syik Drien Rampak, Teungku Mukhrizal dalam pemaparannya mendesak agar Forkompimda Aceh Barat segera menghentikan aktivitas pengajian di Mushalla Jabir Al Ka'biy, karena selama ini aktivitas di mushalla tersebut kerap mendapatkan pertentangan dari masyarakat.

"Kami mohon kepada Forkompimda Aceh Barat, agar aktivitas pengajian di Mushalla Jabir Al Ka'biy segera dihentikan," tegasnya.(*)

Komentar

Loading...