Anton MUI: Ratna yang Baru Mualaf Harus Banyak di Bimbing

Anton MUI: Ratna yang Baru Mualaf Harus Banyak di Bimbing
Pengurus MUI Anton Tabah Digdoyo

SEURAMOE JAKARTA – Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat meminta, meski telah melakukan dosa, tapi Ratna Sarumpaet yang belum lama menjadi mualaf harus banyak dibimbing agar akidah imannya kuat.

Hal itu disampaikan Pengurus MUI Pusat Anton Tabah Digdoyo sebagai mana dilansir  rmol.co, Kamis (04/10/2018). Anton mengatakan, bila benar RS telah berbohong kalau dirinya telah dianiaya dengan menunjukkan wajah yang lembam dan memar, itu dosa besar.

“Itu termasuk dosa besar di sisi Allah dan ancaman hukuman dunia pun berat," tegas Anton sebagai mana dikutip rmol.co.

Anton menjelaskan, dalam Islam yang termasuk dosa besar itu antara lain musyrik, durhaka pada ayah ibu, dusta dan saksi palsu. Pun demikian, kata Anton, Ratna yang belum lama menjadi mualaf harus banyak dibimbing untuk meningkatkan iman akidahnya.

"Jika polisi akan menindaklanjuti kasusnya mungkin bisa jadi bahan pertimbangan dan mungkin perlu keterangan psikiater," imbuhnya. (rmol)

Rubrik:Nasional

Komentar

Loading...