Aceh Tak Ada Bioskop, Menag Anggap Islam di Indonesia Ada yang Salah

Aceh Tak Ada Bioskop, Menag Anggap Islam di Indonesia Ada yang SalahISTIMEWA
Menteri Agama Fachrul Rozi

JAKARTA | Menteri Agama Fachrul Rozi menilai, penerapan Islam Rahmatan Lil Alamin di Indonesia kemungkinan ada yang salah.

Hal itu diungkapkan Menag ketika mengomentari adanya bioskop di Jeddah, Arab Saudi sementara di Aceh tidak ada bioskop.

“Dalam hati saya, di Aceh semua bioskop dimusnahkan, salahnya di mana ya,” katanya saat bertemu Wantim MUI Pusat, Rabu kemarin.

“Yang ingin saya katakan, mungkin kita perlu lihat kembali, mungkin dalam menerapkan Islam Rahmatan Lil Alamin itu ada yang salah,” sambungnya.

Sebelumnya, Menag bercerita tentang pengalamannya ke Arab Saudi pada awal Januari 2020. Di suatu forum, Menag dijelaskan visi Arab Saudi 2030.

“Semua negara, apalagi negara Islam Arab sekarang sedang giat-giatnya melakukan moderasi, apapun namanya itu,” ujarnya.

Menag menyebut Saudi punya 6 skala prioritas, dan yang paling ditonjolkan adalah identitas kebangsaan dan keislaman itu satu kotak untuk saling memperkuat.

Ia pun mengutip pernyataan pemateri Arab Saudi. Mereka punya pengalaman kurang menyenangkan ketika berbicarakan identitas kebangsaan, karena bias.

“Ketika kami menguatkan identitas Islam, bangsa kami menjadi tercabik cabik. Karenanya identitas Islam dan identitas kebangsaan harusnya satu kotak dan saling memperkuat,” tutupnya. (*)

Sumber:Kiblat

Komentar

Loading...