Usai Voni Bebas Terdakwa Muslim, Hakim Ini Bunuh Diri Di Pengadilan

Editor : -82 views
Ilustrasi. |Foto: NEVADAPPEAL

THAILAN | Aksi nekad dilakukan oleh seorang hakim di Selatan Thailand, Yala,  akhir pekan ini. Hakim, Khanakorn Pianchana nekad menembak diri sendiri di pengadilan Yala setelah memberikan vonis tidak bersalah terhadap lima tersangka Muslim atas tuduhan pembunuhan di wilayah mayoritas berpenduduk Buddha itu.

Diberitakan Rmol, Minggu (06/10/2019), dia menembak dirinya di bagian dada setelah membebaskan para tersangka karena kurangnya bukti. Akibat aksinya itu, dia segera dilarikan ke rumah sakit setempat.

Warga yang bersimpati meletakkan bunga di depan pengadilan di Yala. “Dia aman sekarang. Kami tidak tahu mengapa dia melakukan ini, mungkin karena tekanannya dari masalah pribadi,” kata jurubicara pengadilan, Suriya Hongwilai kepada Reuters,  Sabtu (04/10/2019).

“Saya mengkonfirmasi bahwa tidak ada gangguan dalam pekerjaan hakim. Mereka independen dalam membuat putusan,” tegasnya seperti dimuat Reuters.

Suriya mengatakan dia akan melaporkan kejadian itu ke Kantor Komisi Yudisial pada awal pekan mendatang.

“Saya tidak berpikir itu hanya tentang pemberontakan di tiga provinsi paling selatan, ia (hakim) mungkin ingin menyampaikan pesan bahwa ada masalah dengan seluruh sistem peradilan,” kata warga Yala, Ameed Mata.

“Masalah pemberontakan adalah yang paling intens dalam sistem peradilan, keputusannya tampaknya menunjukkan kepada Thailand bahwa masalah ini memang ada,” tambahnya.

Untuk diketahui bahwa Yala beserta dua wilayah lain di selatan Thailand, yakni Pattani dan Narathiwat adalah bagian dari kesultanan Muslim Melayu yang merdeka sebelum Thailand mencaplok mereka pada tahun 1909.

Hingga saat ini, beberapa kelompok pemberontak menginginkan kemerdekaan sendiri. (RMOL)